Ma’had Tahfidz Al- Qur’an (MTA) Gegesik merupakan Lembaga yang didirikan
sebagai respon aktual terhadap kian langkanya ulama’ yang menguasai
disiplin ilmu pengetahuan modern (ilmuwan), atau sebaliknya ilmuwan
muslim yang memiliki kearifan ulama’.
Fakta sejarah membuktikan dan Sejarah pernah mencatat dengan tinta emas,
zaman keemasan Islam (enlighten era), seiring munculnya ilmuwan dan
pemikir muslim yang berjasa besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi saat ini, setelah terlebih dahulu menghafal Al-Qur’an 30 juz
sejak usia dini dan menguasai ilmu-ilmunya (tilawatan, hifdhan, wa
tafsiran) serta mampu mengamalkan ajaran-ajarannya secara kaffah. Hal
ini tercermin dalam pola hidup mereka yang penuh zuhud dan waro’,
kemampuan memadukan fikir dan dzikir, sikap yang positif dan pandangan
yang undichotomatis terhadap IPTEK, ruhul jihad dan ijtihad yang tinggi
untuk berjasa sebesar-besarnya bagi agama dan ummat manusia. Mereka
memiliki aqidah yang kuat dan sikap mental yang tangguh yang semuanya
bersumber dan mengacu pada Al-Qur’anul Karim (khuluquhum Al-Qur’an),
sehingga mereka mampu memberikan konstribusi yang lebih bermakna bagi
perjuangan demi izzil Islam wal muslimien.
Berdasarkan fakta sejarah tersebut, Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Gegesik
ikut berperan dalam usaha mengembalikan zaman kejayaan Islam tersebut
dengan pola pendidikan yang berbasis pada kecintaan dan penghayatan
terhadap Al-Qur’an. Sehingga tercetak kader-kader pengayom ummat yang
mutafaqqih fid dien, berjiwa IMTAQ, berakhlak Qur’ani, berbekal IPTEK
dan memiliki ciri-ciri khusus sebagai huffadh/hamalatul Qur’an yang
mampu mengimplemintasikan nilai, ajaran dan isi kandungan Al-Qur’an
dalam kehidupan.

No comments:
Post a Comment